Melirik Mobil Listrik Sebagai Mobil Energi Alternatif
Akhir-akhir ini pemberitaan menyoroti terkait mobil listrik buatan perusahaan Tesla yang dipimpin Elon Musk karena tidak jadi membangun pabrik untuk merakit mobil listrik di Indonesia.
Bagi orang awam mobil listrik masih kurang familiar karena masih terbiasa dengan mobil-mobil konvensional dengan bahan bakar minyak (BBM) dengan berbagai kecanggihannya masing-masing sesuai perusahaan yang mengeluarkannya.
Mobil listrik digadang-gadangkan menjadi mobil yang hemat energi karena listrik merupakan energi yang terbarukan, berbeda dengan bahan bakar minyak (BBM) yang dihasilkan dari hasil bumi dengan proses yang sangat lama.
Dengan energi alternatif itulah mobil listrik bahan bakarnya cuma listrik yang disimpan dalam baterai khusus dan bisa dicharge sebagai energinya ketika habis (perumpamaanya seperti mencharge HP).
Mobil listrik yang terkenal sekarang tidak cuma yang dihasilkan dari perusahaan besar seperti Tesla (Amerika Serikat), tetapi juga ada perusahaan Porsce berasal dari Jerman dan juga perusahaan lainnya seperti dari Hyundai (Korea), dan juga Mitsubishi (Jepang).
Berikut ini 4 jenis dari mobil listrik:1. Hibrida Electric Vehicle (HEV)
Jenis HEV ini mobil listriknya dilengkapi satu motor listrik dan mesin pembakaran sebagai penggerak. Jenis tidak memerlukan charging station karena sangat efiesien dalam bahan bakar karena memanfaatkan teknologi baterai.
Harga baterai HEV umumnya lebih mahal sekutar 15% dari mobil yang brrbahan bakar internal combustion engine (ICE).
2. PHEV (Plugin Electric Vehicle)
Mobil hibrida dengan satu motor listik dan satu ICE. Baterai listrik dapat diisi mesin dengan menggunakan soket listrik. Harga dari PHEV ditaksir lebih bahal sekitar 60% dari HEV.
3. Battery EV
Jenis mobil listrik ini digerakkan dengan tenaga utamanya adalah tenaga listrik. Pengisian daya listrik melalui socket atau colokan. Untuk sekarang harga baterai EV tergolong komponen yang termasuk mahal bahkan sepertiga harga mobil EV berasal dari harga baterainya.
4. Fuel Cell EV
Mesin mobil listrik ini digerakkan dengan tenaga listik atau menggunakan electric motor, tetapi listriknya bukan berasal dari baterai tetapi dari hidrogen.
Untuk sekarang harga dari mobil listrik termasuk sangat mahal, oleh karenanya tidak semua orang bisa memilikinya. Untuk di Indonesia pun hanya beberapa orang yang sudah memilikinya, bahkan perusahaan mobil listriknya menyediakan tempat pengisian energi listrik untuk baterai mobilnya di beberapa tempat di Jakarta.


Leave a Comment